Teknik jahit yang bisa digunakan dalam pembuatan produk flanel atau felt dapat dilakukan dengan mesin jahit maupun tangan. Namun, jahitan tangan lebih banyak digunakan karena mudah dan fleksibel. Ada banyak sekali jenis tusuk hias yang biasa diterapkan pada flanel/felt, tetapi beberapa teknik sederhana yang paling sering digunakan diantaranya:

1. Tusuk jelujur / baste stitch

Merupakan teknik paling sederhana dan mudah. Biasanya digunakan untuk membuat serutan atau menyatukan 2 lembar kain agar tidak bergeser saat dijahit. Jahitan ini tidak terlalu kuat sehingga mudah diurai kembali.

2. Tusuk Tikam Jejak.

Jenis tusuk hias ini digunakan untuk membuat garis, batang/tangkai pohon dll.
3. Tusuk Rantai / Chain stitch
 
4. Tusuk Daun/ Leaft stitch
Biasanya digunakan untuk membuat bentuk daun, tetapi dapat juga dengan bentuk lain sesuai dengan pola yang digambar di atas kain.
5. Tusuk Feston Terbuka/ Open Festoon Stitch
 
Digunakan untuk merapikan bagian tepi kain felt.
6. Tusuk Festin Ganda/ Double Direction Festoon Stitch
feston stitch dan roll stitch

(Sumber: http://feltsouvenir.blogspot.com/2012/01/jenis-tusuk-hias.html#ixzz21KMCCxd6)

Tusuk Flanel
Tusuk ini juga  sering digunakan dalam berkreasi dengan felt/flanel
Fungsi:
– ngehias bagian pinggir kain
– ngehias dan ngejait bagian tengah kain (contohnya untuk pembuatan Soft Book)

Tusuk Batang
Disebut juga Tusuk Tangkai
Fungsi:
– sesuai namanya yaitu untuk membuat batang / ranting / tangkai
– bisa juga digunakan untuk mengisi pola yang kita kehendaki

Tusuk Batang
Tusuk Bunga

Fungsinya jelas untuk membuat bunga :D

Tusuk Bullion
Tusukan yang menuruk ika rumit hehe
Fungsi:
– membuat buliran2 kecil yang kemudian membentuk bunga dan bentuk lainnya

Sumber: http://flanelhuis.wordpress.com/201102/14/aneka-tusukan/