Bunda, kebutuhan gizi si kecil setelah lewat masa pemberian ASI eksklusif adalah diperlukannya makanan pendamping atau tambahan selain ASI. Disamping itu untuk melatih pencernaannya dengan makanan padat. Tidak perlu berpikir keras untuk memikirkan makanan apa yang seharusnya diberikan pada si kecil, makanan yang tersedia untuk orang dewasa pun bisa ia santap, hanya cara penyajiannya yang berbeda.

APEL

Buah ini mengandung karbohidrat dan vitamin A.

Berikut cara pengolahan sesuai usia si kecil.

Usia 6-12 bulan : apel dilumatkan setelah lebih dulu dikukus, yang bisa juga digunakan untuk campuran bubur buah.

Usia 1-2 tahun : dikupas dan di potong kecil-kecil untuk melatih giginya menggigit.

Usia 2-3 tahun : dapat diberikan secara langsung setelah dicuci bersih dan dipotong- potong.

ALPUKAT

Buah ini dinobatkan sebagai buah paling bernutrisi dengan kandungannya yang kaya lemak serta vitamin C. Jangan lupa pilih alpukat yang sudah tua, dagingnya lembut dan tebal.

Berikut cara pengolahannya

Usia 6-9 bulan : dilumatkan sebagai campuran bubur buah pir.

Usia 8-12 bulan : dilumatkan sebagai campuran bubur beras atau buah.

Usia 1 tahun ke atas : Bisa diberikan sebagai jus atau makanan selingan.

JERUK

Si oranye yang segar ini mengandung banyak vitamin C.

Berikut cara pengolahannya untuk si kecil.

Usia 6 bulan ke atas : Jeruk diperas dan airnya digunakan sebagai campuran bubur buah.

Usia 1 tahun ke atas : Bunda dapat mengeluarkan biji jeruk lalu berikan buahnya pada si kecil untuk dihisap airnya.

BAYAM

Ingin anak anda sekuat popeye? Walau hal itu fiksi belaka, namun bayam sendiri memang bermanfaat karena kandungannya yang kaya kalsium, zat besi dan vitamin A.

Berikut cara pengolahannya.

Usia 6-9 bulan : diolah menjadi bubur saring, setelah di tim, campuran nasi tim dilumatkan dan disaring.

Usia 9-12 bulan : disajikan setelah ditim.

Usia 1-2 tahun : sajikan dalam bentuk sayur bening.

Usia 2 tahun ke atas : diberikan lauk dalam bentuk tumis yang bisa ditambah sedikit bumbu garam atau bawang putih.

Perhatian : Kandungan gizi dan zat besi pada bayam akan rusak jika dipanaskan, atau setelah dimasak lebih dari 6 jam, maka masak untuk sekali penyajian saja dan segera dimakan.

BROKOLI

Sayuran keriting hijau ini kaya akan vitamin A yang berfungsi sebagai antioksidan. Batita anda juga bisa mendapat manfaatnya sesuai usianya.

Usia 7-12 bulan : Brokoli dikukus kemudian dilumatkan, lalu digunakan sebagai campuran bubur bayi.

Usia 1 tahun ke atas : Brokoli dikukus dan disajikan sebagai finger food.

DAGING SAPI

Daging sapi adalah sumber protein dan zat besi. Tidak perlu bingung mengenai cara penyajiannya untuk si kecil.

Usia 9-12 bulan : daging dicincang sebagai campuran bubur.

Usia 1 tahun ke atas : Daging dicincang dibuat campuran perkedel atau semur.

HATI AYAM

Hati ayam mengandung vitamin A yang baik juga untuk pertambahan haemoglobin dalam darah.

Usia 7-12 bulan : ditim dan diberikan sebagai campuran bubur saring.

Usia 1 tahun ke atas : dipotong kecil-kecil dan dibuat semur.

Perhatian : Vitamin A tidak larut dalam air, sebaiknya tidak memberi batita anda sering-sering pangan ini karena akan berakibat penumpukan vitamin A pada hati. Berikan 2-3 kali seminggu saja.

IKAN KAKAP

Protein dan Omega 3 bisa didapat dari mengonsumsi ikan. Berikut cara pengolahannya agar si kecil ikut ’kecipratan’ gizinya.

Usia 6-9 bulan : diberikan sebagai campuran bubur saring.

Usia 9-2 bulan : disuir sebagai campuran bubur padat.

Usia 1 tahun ke atas : Dikukus sebagai lauk atau digoreng tepung menjadi fish nugget.

IKAN TERI

Ikan yang bertubuh sangat minim ini ternyata kaya akan kalsium. Bagaimana memberikannya buat si kecil?

Usia 12-18 bulan : diberikan sebagai campuran dalam nasi tim.

Usia 18 bulan ke atas : Digoreng atau dibuat sebagai perkedel sebagai lauk nasi.