Jangan sembarangan memberi antibiotik saat bayi terkena influenza. Sebab flu disebabkan oleh virus dan antibiotika tidak dapat membunuh virus. Konsultasikan dulu dengan dokter.

Influenza disebabkan oleh virus dari kelompok RNA (asam ribonukleat). Gejala yang sering timbul adalah: Demam, batuk, hidung tersumbat, sakit kepala, kadang disertai diare, muntah dan kehilangan nafsu makan. Penyakit ini berdurasi hingga 203 hari dan akan pulih dalam seminggu.
Penanganan:

  • Untuk bayi berusia kurang dari 3 bulan, langsung bawa ke dokter.
  • Untuk bayi di atas 3 bulan, jika tidak pulih dalam seminggu, silahkan ke dokter.
  • Jangan sembarangan memberi antibiotik, sebab flu disebabkan oleh virus dan antibiotika tidak dapat membunuh virus. Konsultasikan dulu dengan dokter.
  • Beri bayi cukup cairan. Tetap berikan ASI dan hindari penggunaan botol. Sebab, gerakan bayi menghisap payudara akan menutup saluran eustasius yang menghubungan hidung dengan telinga, sehingga bakteri di hidung dan tenggorokan tidak menginfeksi telinga.
  • Beri penurun panas bila demam lebih dari 38,5º C untuk mencegah kejang.
  • Agar bayi bisa bernapas lega-khususnya saat minum susu atau sebelum tidur-keluarkan cairan hidungnya dengan penguapan, menepuk-nepuk punggung bayi dalam posisi telungkup di paha Anda, atau disedot menggunakan alat penyedot lendir di hidung.
  • Untuk pencegahan, beri bayi vaksin influenza saat usianya 6 bulan. Ulang setiap tahun sekali.

sumber:Artikel Ayahbunda